Analisis Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Diabetes Mellitus Di Rumah Sakit Karanggede Sisma Medika

Authors

  • Salsa Billa Karin Politeknik Indonusa Surakarta
  • Sinta Novratilova Politeknik Indonusa Surakarta
  • Agustyarum Pradiska Budi Politeknik Indonusa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.46808/jhimi.v3i1.38

Keywords:

Keakuratan, Kelengkapan, Faktor Penyebab

Abstract

Penulisan kode diagnosis penyakit menurut klasifikasi pada ICD-10 merupakan ketepatan kode diagnosis. ICD-10 adalah sistem untuk mengubah diagnosis penyakit dan masalah kesehatan lainnya ke dalam kode alfanumerik, dengan tujuan untuk mempermudah pengumpulan data, analisis, interpretasi, dan perbandingan sistematis antara wilayah dan periode waktu. Mengingat tujuan sistem klasifikasi diagnosis penyakit, ketepatan dalam pengkodean diagnostik penyakit sangat penting untuk menghasilkan data yang akurat dan memenuhi tujuan sistem klasifikasi diagnosis penyakit. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Diabetes Mellitus Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kode diagnosis Diabetes Mellitus yang akurat sebanyak 53 (67,9%) dan yang tidak akurat sebanyak 25 (32,1%). Hal ini disebabkan oleh ketidaklengkapan pengisisan laporan penting pada formulir, beban kerja koder yang tinggi, dan penulisan diagnosis yang kurang spesifik.

Downloads

Published

2022-12-13

How to Cite

Salsa Billa Karin, Sinta Novratilova, & Agustyarum Pradiska Budi. (2022). Analisis Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Diabetes Mellitus Di Rumah Sakit Karanggede Sisma Medika. Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI), 3(1), 21–28. https://doi.org/10.46808/jhimi.v3i1.38

Issue

Section

Articles